Sabtu, 20 Februari 2016

Ilmu harus diamalkan Bag 2

Kelanjutan catatan di atas. kamis 11 Februari 2016

Juga kita jangan sampai lupa dari sabda Beliau SAW

Aku bertemu dengan beberapa kaum di waktu aku diisra' mi'rajkan bibir mereka dipotong dengan gunting dari api lalu aku bertanya
"Siapakah anda sekalian?"
Mereka menjawab
"Kami mengajak kebaikan akan tetapi kami tidak mengerjakan kebaikan itu, dan kami melarang dari keburukan akan tetapi kami mengerjakan keburukan itu"

Sang penulis lalu menasihati bahwa janganlah kita menuruti rayuan syaitan dan terjerat oleh bujuk reka dayanya.
"Celaka bagi orang yang bodoh sekiranya ia tidak mau belajar satu kali, dan Celakalah bagi orang alim sekiranya tidak mengamalkan ilmunya seribu kali"

Jadi semoga kita senantiasa bersemangat mengaji akan tetapi tidak lupa juga akan ketajaman dari ilmu yang kita pelajari.

Orang yang pergi melewati hutan belantara dengan tidak membawa pembekalan perjalanan seperti pisau, panah atau yang lainnya dan juga kurang kehati hatian itu akan sangat rawan diterkam binatang buas binatang buas dan sulit untuk menyelamatkan diri dan atau kejadian menyedihkan lainnya.

Akan lebih baik apabila orang yang pergi melewati hutan belantara tersebut selain selalu waspada juga tidak lupa membawa pembekalan dan senjata untuk menjaga diri terkaman binatang buas dan hal lainnya.

Namun akan sama nasibnya apabila orang yang mempunyai perbekalan tersebut tidak berhati hati dan tidak menggunakannya sama sekali senjata senjata dan perbekalan tersebut apabila ada bahaya menghadang.

Semoga pelajaran pelajaran ini masuk dan terpatri di hatiku terutamanya dan masuk di hati istriku, hati anakku dan hati orang-orang terdekatku dan yang lainnya sehingga membuahkan perbuatan yang sesuai dengan ilmu dan diridloi-Nya.

Untuk catatan hari rabu 17 Februari 2016 kemarin in syaa Allah menyusul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar