Sabtu, 07 Mei 2016

TAHLIL

TAHLIL

Tahukah bahwa ruqyah itu sebenarnya juga tradisi jahiliah? Bahkan dulunya termasuk syirik?

Perhatian hadist berikut

إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ

“Sesungguhnya ruqyah ruqyah , jimat, dan pelet adalah kesyirikan.” (HR. Abu Daud no. 3385, Ibnu Majah no. 3521, dan Ahmad no. 3433)

Lalu perhatikan hadist berikut

Auf bin Malik Al Asyja’i berkata;

كُنَّا نَرْقِي فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تَرَى فِي ذَلِكَ فَقَالَ اعْرِضُوا عَلَيَّ رُقَاكُمْ لَا بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ يَكُنْ فِيهِ شِرْكٌ

“Kami biasa melakukan ruqyah pada masa jahiliyah. Lalu kami bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah! bagaimana pendapatmu tentang ruqyah?’ beliau menjawab, “Peragakanlah cara ruqyah kalian itu kepadaku. Tidak ada masalah dengan ruqyah selama tidak mengandung syirik.” (HR. Muslim no. 4079)

Ruqyah yang asalnya syirik ternyata oleh Rasulullah diperbolehkan apabila kesyirikannya tidak ada di dalamnya.

Sekarang TAHLIL.

Secara bahasa tahlil artinya adalah mengucapkan LAA ILAAHA ILLAALLOH

Secara kebiasaan Mungkin di Indonesia banyak cara melakukan tahlil tapi saya simpulkan bahwa Tahlil itu berisi setidaknya

1. Membaca Al-Qur'an
2. Membaca dzikir
3. Berdoa

Dari tiga hal tersebut adakah dalilnya? Pasti banyak.

Tahlilan itu tidaklah wajib jadi apabila ada yang tidak melakukan juga tidak masalah.

Ruqyah apabila memang ada kesyirikan itu memang jelas salah

Tahlil kalau memang ada kesyirikan itu juga salah.

Tapi tahlilan yang isinya 3 hal di atas apa ada kesyirikannya?

Mengenai doa dalam tahlil

أدعوني أستجب لكم

Berdoalah kalian semua kepada-Ku niscaya Aku kabulkan untuk kalian.

Setiap orang berhak berdoa mungkin minta diberikan rizki, rumah, dan macam macam karena doa isinya tergantung dari keinginan si pendoa. Dan si pendoa yakin bahwa Allah Maha Kuasa. Kuasa untuk mengabulkan doanya

Ketika seorang muslim membaca Al-Qur'an, dan berdzikir memang Allah janjikan pahalanya untuk dirinya. Tapi ketika seorang muslim itu berdoa kepada Allah seperti ini

"Ya Allah berikanlah pahala bacaan Al-Qur'anku dan dzikirku untuk fulan bin fulan (orang yang telah mati )"

Kira kira Allah bisa tidak mengabulkan doa itu. Bagaimana pendapat teman teman?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar